Rumput Tetangga Lebih Hijau

Melanjutkan cerita gue sebelumnya tentang rezeki masing-masing orang, kalo yang belom baca bisa baca disini ya. Kali ini gue mau cerita lagi tentang bagaimana perasaan iri lain yang sempat muncul di diri gue.

Terkadang kita sebagai manusia terlalu cepat menilai atau terkesan “judging” terhadap perusahaaan tempat kita bekerja. Beberapa hal yang sering gue denger atau bahkan gue rasain sendiri saat bekerja di suatu perusahaan yaitu ga nyaman lah dengan pekerjaannya, orang-orangnya, peraturannya, dan hal-hal negatif lain lah yang bisa kalian sebutin.

Photo by Ochir-Erdene Oyunmedeg on Unsplash

Ga jarang juga akhirnya kita membanding-bandingkan perusahaan kita dengan perusahaan lain. Kalo diliat-liat kayaknya perusahaan itu lebih oke yaa, benefitnya oke banget, career path jelas, lingkungan lebih positif dan lain-lain. Biasanya juga kita denger hal tersebut dari temen kita yang udah pindah kesana, padahal gak ada yang tau kan aslinya gimana? Apa iya seenak itu? Atau mereka cuma mau pamer aja bahwa tempat kerja mereka lebih oke dari tempat kerja kita sekarang? Atau malah ada yang ditutup-tutupin kan kita gak tau juga ya dalam hati manusia seperti apa..

Karena gue ga mau terjebak dalam rasa penasaran itu akhirnya apply lah gue di perusahaan tersebut. Long story short keterima dong gue disana, ceritanya kesampaian gitu pindah kerja. Rasanya? Happy dong pasti, apalagi setelah sadar kalo gue akhirnya akan resign dari kantor lama yang udah penuh dengan pemikiran-pemikiran negatif gue itu.

Lalu apa yang terjadi setelah gue keterima? Ga seindah bayangan shaayy hahaha. Ternyata kantor baru tersebut jauuuh lebih parah. Yaa mungkin inilah yang dinamakan “ada uang ada barang”. Iya sih gaji lebih gede, tapi pastinya kerja juga lebih keras. Hal yang harus gue lakukan yang pasti adalah adaptasi. Adaptasi dengan bos, teman-teman, bahkan pekerjaan pun harus belajar lagi ketentuan-ketentuan baru dan bagaimana cara kerja disini. Sungguh challenging, tapi kalau bisa ditaklukin memang luar biasa..

Jadi apa yang bisa gue ambil dari kejadian ini? Dibalik kebahagiaan-kebahagiaan yang temen gue ceritain itu pasti ada effort lebih untuk mencapai hal tersebut. Effort di awal karena harus belajar; effort waktu untuk belajar di luar jam kerja, dan pastinya jauh lebih sibuk dari temen-temen yang lain dulu. Ya mau ga mau kan? Karena pasti kita dituntut untuk ngerti dan pekerjaan juga tidak ada habisnya… datang teruuus…

Kategori: Drama Kantor

Baca Juga:

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments